Minggu, 18 Desember 2011
Tugas yang Tiada Akhir? Benarkah?
Bicara tentang suatu yang tiada akhir, bagi mahasiswa ITS, mungkin bisa dibilang tugas. Terutama mahasiswa SI ITS, yang tidak memiliki sistem ujian akhir melainkan final project. Mahasiswa SI hanya merasakan rasanya UTS dan UAS di beberapa mata kuliah saja, namun kalau tugas, bagaikan rutinitas sehari-hari yang tidak bisa ditinggalkan. Selalu ada tugas setiap saat bagi seorang mahasiswa. Namun benarkan tugas itu tiada akhir?
Dari sudut pandang saya sendiri, tugas itu bukannya tidak berakhir, tetapi setiap sudah selesai satu, tugas lainnya mengikuti dan begitu terus hingga akhirnya bertemu dengan final project. Itulah siklus yang selalu ada selama saya kuliah. Memang kadang siklus seperti itu membuat para mahasiswa jenggah dan bosan. Namun, sebenarnya tidak seperti itu juga, dengan tugas yang banyak kita jadi memiliki jam produktif yang lebih tinggi. Selain itu, jika tugas itu dikerjakan bersama teman, kita dapat mengerjakannya lebih mudah dan kita juga semakin akrab dengan teman kita.
Memang kenyataan tentang tugas banyak tidak bisa dipungkri oleh setiap orang. Apalagi sudah tugas banyak, manajemen waktu kita kurang baik. Itulah yang membuat kita berasa seperti di neraka. Dengan manajemen waktu yang baik dan pengaturan tugas yang baik pula, kita akan dapat merasakan ringannya dalam pengerjaan tugas.
Berikut tips-tips agar tugas tidak menjadi beban hidup utama :
1. Catat semua tugas yang ada sehingga tidak lupa
2. Prioritaskan tugas mana yang lebih dulu dikumpulkan dan yang susah
3. Jangan menunda-nunda waktu untuk mengerjakan tugas
4. Jangan suka mengerjakan waktu secara SKS
5. Istirahatkan otak ketika otak sudah mulai mendidih karena tugas
6. Tidur yang cukup, makan yang teratur, supaya tidak sakit, bila sakit maka tugas akan terbengkalai.
7. Kerjakan tugas yang ada walau waktu pengumpulannya masih lama
Mungkin tips di atas dapat menjadi referensi dalam kehidupan sehari-hari dengan berbagai macam tugas yang ada.
Sekian dari saya
With love,
Listy Nirmalasari


0 komentar:
Posting Komentar