Itulah yang saat ini terjadi di beberapa departement store, boutique, dan distro di Indonesia menjelang tutup tahun. Diskon besar-besaran ada dimana-mana dan itulah yang membuat setiap orang gregetan untuk nyamperin semua yang bertuliskan SALE atau DISKON itu. Bicara tentang Diskon, tentu saja pasti yang ada di benak setiap orang, terutama benak lelaki yang keluar adalah cewek. Memang pada kenyataannya cewek itu tidak lepas dari satu kata penuh makna itu. Coba saja cari tempat dimana diskon besar-besaran diadakan, pasti di sana akan ada cewek yang hadir. Apalagi jika diskon itu sudah berhubungan dengan pakaian dan hal-hal yang dipakai sehari-hari. Tentunya bukan hal yang aneh maupun abstrak bila begitu banyak kaum hawa disana sedang berperang untuk mendapatkan semua kebutuhannya.
![]() |
| Sumber : melinblossom.blogspot.com |
Tingkat kepadatan populasi hawa pada keadaan diskon pun bertahap. Tahapan ini berdasarkan besarnya diskon yang ditentukan.
1. Diskon 10 - 30%, populasi kaum hawa masih normal layaknya hari-hari biasa dimana toko tidak memasang harga diskon. Disini semua kaum hawa masih tenang dan masih memilah-milah dengan cermat dan masih mempertimbangkan harga dengan wajar.
2. Diskon 40 - 60%, populasi kaum hawa meningkat dua kali lipat dari hari-hari biasa. Pada saat ini kaum hawa mulai menjadi pemburu handal dalam hal hunting clothing.
3. Diskon 70 - 90 %, populasi kaum hawa meningkat hingga empat kali lipat dari hari-hari biasa. Inilah saat-saat klimaks yang perlu diperhatikan oleh kaum adam saat menemani pasangannya berbelanja ketika diskon tahap 3 ini dibuka. Pada saat diskon yang gila-gilaan seperti ini, toko akan terlihat penuh berdesak-desak sehingga menimbulkan hawa panas dimana-mana. Hawa panas ini pun ditimbulkan akibat berbagai hal, yaitu hawa panas akibat terlalu banyak manusia di dalam toko, hawa panas akibat perselisihan demi mendapatkan barang berkualitas nan murah ala kaum hawa ataupun hawa panas dari kaum adam yang jenggah ketika menunggu kaum hawa yang sedang dalam medan perang.
Diskon memang membuat kita semua terlena akannya. Tapi, justru itulah yang membuat diskon tidak pernah berhenti ada di dalam pikiran kita, sebagai kaum hawa. Perbandingan terjadinya diskon di sebuah toko pakaian cewek dan pakaian cowok cukup berbeda jauh! Ya, sebesar apa pun diskon di toko pakaian cowok, cowok tidak akan pernah rela untuk berebutan sebuah kemeja dengan cowok lain. Sampai saat ini, saya sering melihat sebuah departement store yang memasang diskon 50% di bagian pakaian lelaki, namun hal yang ada biasa saja. Jumlah pengunjung yang ada normal seperti apa yang terjadi di hari-hari biasa.
Bagaimana cara menahan diri dari segala godaan diskon?
Tentunya tahan diri, jaga mata, jaga dompet. Belilah apa yang perlu dibeli, jangan membeli hal-hal yang tidak dibutuhkan. Lalu, ketika diskon sedang berlangsung, bawalah uang secukupnya. Karena ketika uang yang dibawa habis, mau tidak mau kita harus menyudahi acara belanja kita saat itu juga.
Oleh karena itu, wahai kaum*hawa dan kaum adam sekalian, jagalah mata dari diskon, jagalah dompet dari diskon. Jangan mudah terpancing dengan godaan berat yang satu. Godaan diskon cukup berat untuk ditanggulangi, terutama untuk kaum hawa. Selalu senantiasa berhemat untuk kedepannya.
With Love,
Listy Nirmalasari




0 komentar:
Posting Komentar