Rabu, 27 November 2013

hanya pikiran yang diliputi impian

Kadang aku berpikir, apakah kamu jodohku atau bukan. Tapi aku sering memimpikan bahwa kamu memang jodohku. Aku harap memang iya. Karena rasa yang selalu kupendam ini tidak hanya akan berakhir sebagai rasa dan rahasia yang terpendam. Aku hanya ingin rasa ini menjadi rahasia bahagia yang bisa kubagi denganmu.

Kata orang, jodoh tidak akan kemana walaupun pada awalnya mereka berada di jarak yang sangat jauh. Seperti Adam dan Hawa. Tapi, mereka selalu dekat di hati. Bagaimana dengan kasusku yang berbeda dengan Adam dan Hawa? Semoga ada jalan untuk mempertemukan kita suatu hari nanti.

Kalaupun kamu telah dimiliki seseorang, aku hanya bisa mendoakan kebahagiaanmu di atas rasa perih yang kupendam bersama dengan rahasia terbesarku padamu. Semoga orang yang beruntung itu berkali-kali lipat jauh lebih baik dariku. Karena hati ini akan sangat kecewa apabila tidak.

Aku di sini. Masih menanti. Tanpa tahu pasti. Kapan kau akan berpaling.
Aku di sini. Masih menanti. Sampai akhirnya aku sadar kalau kita tak ditakdirkan bersama.
Aku di sini. Berhenti menanti. Semoga kau bahagia bersama dirinya di kehidupan masa depanmu.
Aku di sini. kembali menanti. Menanti si pemilik tulang rusuk pada tubuhku ini.

0 komentar:

Posting Komentar